Tugas Guru Semakin Berat !

Guru 4 gurus

Pahlawan tanpa tanda jasa, itulah Guru. Tetapi entah apakah sebutan itu sekarang masih pantas disandang oleh guru, mungkin masih pantas untuk guru yang memang menjadi guru karena ingin mengabdikan diri untuk merubah anak bangsa menjadi lebih baik, tetapi tidak pantas untuk guru yang hanya menginginkan Gaji bukan mengabdi.

 

Karena saat ini tunjangan Guru semakin besar,  bukan itu saja, kesejahteraan guru juga bisa dikatakan sudah ditanggung oleh pemerintah, tiap bulan sudah mengantongi gaji belum nanti ada tunjangan guru bagi yang sudah sertifikasi, ketika sudah pensiun pun masih mendapatkan gaji pensiun. Inilah profesi guru di Indonesia saat ini.

 

Oke, aku tidak akan membahas masalah itu, tetapi yang paling penting di sini adalah apakah kontribusi Guru untuk mencerdaskan anak bangsa sudah benar dan maksimal ?

 

Mengingat saat ini telah banyak tumbuh berbagai macam tipe orang yang melenceng dari kaidah-kaidah yang sebenarnya. Guru pun juga ada yang nyeleweng, beberapa waktu lalu melihat berita di TV, ada kepala sekolah yang membawa sabu-sabu bahkan juga mengkonsumsinya, ada juga Guru yang melecehkan siswanya, dan beranekaragam tindak kejahatan lain.

 

Di era saat ini, kinerja guru saya katakan semakin berat, Guru tidak lagi hanya memberikan materi pelajaran tetapi lebih dari itu, Guru harus mampu memberikan pendidikan karakter kepada siswanya.

 

Di negara ini sudah banyak orang-orang pintar, tetapi lihat saja tingkahkah, kepintarannya malah digunakan untuk menjerumuskan orang lain dan untuk mengeyangkan perutnya sendiri, murka…. itulah yang bisa digambarkan.

 

Sudah cukup…cukup sudah…. hal tersebut tidak usah dilanjutkan. Jangan sampai generasi penerus bangsa yang saat ini sedang mengeyam pendidikan nanti seperti mereka, jangan…jangan sampai.

 

Di sinilah peran seorang Guru, selain orang tua yang harus membimbingnya, Guru juga harus mampu memberikan sebuah alternatif

pendidikan yang dapat membangun siswanya baik dari kecerdasan kognitif maupun karakternya.

 

Saat ini yang sedang krisis adalah krisis Kejujuran, b

agaimana sebuah kejujuran bisa tercipta di kegiatan belajar mengajar itu yang harus dimulai. Mencontek…adalah salah satu bentuk kebohongan dan merupakan bibit dari tindakan korupsi.

 

Menumbuhkan kejujuran di kegiatan sekolah tidaklah mudah, Guru yang mengajarkan harus memiliki cara khusus agar kecurangan tidak terjadi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s