Ada Filosofi Tersendiri Jika Ingin Follower Twitter Bertambah

Siapa sih hari gini yang nggak pengen punya Follower banyak. Khususnya untuk akun Twitter yang benar-benar digunakan untuk media informasi dan jualan.

Namun, kita terkadang juga bingung, udah Twitteran bertahun-tahun Follower cuma segini.

Ini sama saja dengan kasus sudah bekerja bertahun-tahun tapi duit cuma segini-gini mulu. Eits tunggu dulu, jangan salah paham, ini bukan masalah mensyukuri atau tidak. Tetapi lebih kepada bagaimana kita melalukan proses yang selama ini kita lakukan.

Kasus Follower ini sebenarnya juga banyak ditemui dalam beberapa kasus, ya salah satunya yang di atas. Terus ada lagi, misal kita udah berdoa rutin, tetapi Tuhan belum memberikan apa yang kita minta. Intinya semua itu hampir sama.

So, kuncinya apa? Kuncinya adalah Filosofi “Terima Kasih”.

Kalau kita ingin menerima ya kita harus ngasih. Its so simple.

More-IN-Media-Twitter-Blog-image

Ya, kita jangan jadi orang yang terlalu egois, ingin hanya menerima saja tetapi tidak mau memberi. Memberi pun dapat dilakukan dengan berbagai hal.

Jika dalam Kasus Pertwitteran di atas, ya kita harus memfollow user lain agar kita mendapatkan FollBack.

Aku sudah mencoba hal ini. Di salah satu akun Twitter ku (Bukan Twitter Pribadi), awal aku membuat Twitter  Followernya 0. Jelas lah, namanya juga akun baru :p.

Usut punya usut, aku berniat ingin menambah jumlah follower akun Twitter tersebut. Tapi aku pengen menambah jumlah Followe Twitter ku itu secara manual, bukan pakai Jasa Penambah Follower yang harga wow itu.

buy-twitter-followers

Lantas, aku menerapkan teknik “Terima Kasih” itu.

Nah, ketika aku memfolloe user lain, aku tak sekedar follow, tetapi juga pilih-pilih supaya mendapatkan FollBack.

Akun Twitter ku itu memiliki satu niche khusus, jadi bertema lah. Nah, aku pun lantas mencari akun Twitter yang setema, memiliki follower banyak dan tentunya akun Twitter tersebut terpercaya.

Nah, tugasku adalah memfollow mereka-mereka yang menjadi Followernya. Jadi, istilahnya Follow Follower.

Saat memfollow user-user itu, aku menggunakan Tweepi.com. Karena Tweepi.com ada fitur untuk Follow Followers dengan mudah dan tepat.

Dengan Tweepi.com jika dapat memfollow mereka-mereka yang memiliki jam twitteran tinggi sehingga jelas ini menandakan bahwa mereka ada user aktif.

Dan dengan Tweepi.com ini kita bisa melihat Last Tweet mereka. Kapan terakhir mereka ngetweet. Aku pun memfollow mereka yang memiliki last tweet di bawah 1 day, selebihkan tidak aku follow. Mengapa? Ya karena itu tadi, aku kepengen mendapatkan follower yang benar-benar user aktif.

Screenshot from 2014-04-28 21:07:33

Yang mau pakai Tweepi.com silahkan cari tutorial di Google, banyak kok.

Nah, terlepas dari itu semua ternyata tak lama jumlah followernya bertambah. Ternyata ada respon dari yang saya follow tersebut yaitu dengan memFollBack akun Twitter saya.

Itu saja tidak cukup, kita pun mesti aktif di Twitter baru kita. Selalu share itu, dan ajak follower untuk berinteraksi dengan Twitter kita. Misalnya dengan mentweet pertanyaan, meretweet tweet mereka, reply tweet mereka dan utamanya berikan informasi yang berguna bagi mereka karena peluang untuk di Retweet oleh follower sangat tinggi.

Silahkan dicoba dan dibuktikan !!!

Filosofi “Terima Kasih” ini tidak hanya dapat diterapkan untuk dunia pertwitteran saja, tetapi dalam semua hal dan bidang 🙂 Yang penting dilandasi oleh keikhlasan dan ketulusan. Bukan semata-mata ingin mencari sesuatu yang ingin memang dicari.

Bagi yang bingung membaca tulisan ini silahkan merapat di komentar, Insya Allah akan aku balas 🙂 Matur suwun.

Salam Hangat Penuh Semangat

Iklan

9 pemikiran pada “Ada Filosofi Tersendiri Jika Ingin Follower Twitter Bertambah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s