Ubahlah Mindset Kamu Ketika Memutuskan Untuk Kuliah

Bulan-bulan ini dan beberapa bulan ke depan adalah bulan dimana para mantan-mantan siswa SMA/K mulai melangkah ke jenjang selanjutnya. Ada yang memilih langsung bekerja, ada yang memilih melanjutkan kuliah, ada pula yang memilih untuk nganggur dulu, dan ada pula yang memilih untuk langsung rabi (nikah -red).

Jelas, itu semua bukan urusan saya. Karena mereka telah memilih pilihannya sendiri-sendiri, saya mah apah atuh, bisanya cuma ngasih saran dan masukan melalui blog ini. Yes, sedikit informasi saja buat kalian yang yang sudah lulus SMA dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi baik negeri maupun suwasta.

Sebelumnya saya ingin tanya kepada adik-adik yang saya cintai dan saya banggakan.

Yang pertama, Apa tujuan adik-adik melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi?
Yang kedua, Apa keinginan adik-adik setelah lulus kuliah nanti?

Silahkan dijawab dalam hati saja dan mungkin salah satu dari kamu akan kebingungan menjawab pertanyaan sederhana tersebut.

Dua pertanyaan di atas mewakili awal dan akhir. Yang mana kalian dituntut untuk berpikir jauh di masa yang akan datang. Dan inilah waktunya kalian memang harus mulai berpikir jauh sebelum menentukan langkah.

Karena ketika kalian nanti telah memutuskan untuk kuliah, sebaiknya mengubah mindset kalian tentang hal-hal berikut ini :

Kuliah Itu Jangan Mencari Ijazah

Saya rasa, dari jawaban nomor satu di atas ada salah satu diantara kalian yang menjawab supaya mendapatkan gelar Sarjana, sehingga nanti ketika lulus akan mendapatkan yang lebih baik daripada lulus hanya tamat SMA. Oke, itu benar. Namun, jika kalian kuliah hanya memiliki alasan ingin mendapatkan ijazah semata, atau ingin mendapatkan gelar, sebaiknya mulai sekarang ubahlah mindset tersebut. Kuliah itu jangan mendapat ijazah, ijazah itu hanyalah sebagai tanda kelulusan saja, ijazah itu bukan tanda kalau kamu bisa. Ya, karena saat ini banyak lulusan sarjana yang nyatanya kurang memahami bidangnya. Karena ijazah sendiri saat ini didapatkan hanya dengan skripsi. Skripsi sendiri saat ini banyak diperjualbelikan. Ini seperti halnya beribadah hanya ingin mencari surga, bukan mencari Allah SWT. Untuk itu, kuliah itu gunakanlah sebaik-baiknya untuk mendapatkan ilmu dan mengasah skill. Karena ilmu dan skill itulah yang nanti membawamu ke dunia yang lebih nyata setelah lulus. Ijazah hanya mentok di tangan HRD. Selebihnya, ilmu dan skill kamulah yang dibutuhkan. Bukan ijazah. Kan ijazah sarjana bisa buat naikkan gaji? Eh kata siapa? Yang bisa menaikkan gaji itu adalah attitude, skill dan performa kerja kamu.

Jangan Harap Dapat Ilmu Jika Hanya Jadi Mahasiswa Kupu

Kamu pengen jadi Sarjana Komputer yang hebat, yang tau ini itu soal dunia komputer, tapi waktu kuliah ya hanya sekedar kuliah. Jadi mahasiswa kupu (kuliah pulang). Kalau ada tugas yang dikerjakan, kalau nggak ada tugas ya mblayang (dolan -red). Kalau seperti itu, jangan harap nanti setelah lulus bisa seperti yang diidam-idamkan. Selama kuliah, ikutlah organisasi-organisasi kampus, gabung di komunitas atau UKM yang dibidangnya. Keikutsertaan dirimu ini akan membawa mu menjadi mahasiswa yang hebat. Soft skill dan Hard Skill kamu akan terasah karena selalu update informasi terbaru bersama teman-teman komunitas. Jangan harap bisa hebat jika hanya mengandalkan materi kampus. Pak dosen dan bu dosen mu itu hanya memberikan tidak lebih dari 50%, jadi sisanya kamu bisa cari sendiri di dunia luar.

Kuliah Itu Untuk Mengubah Pola Pikirmu Menjadi Lebih Matang

Kuliah itu bukan semata-mata untuk mencari ilmu saja. Tidak. Tetapi kuliah itu adalah proses pendewasaan pikiranmu. Jika kamu bisa merasakan itu semua, maka kamu akan menyadarinya. Saya sendiri telah terdoktrin selama saya kuliah. Saya dulu kuliah D3 Jurusan IT. Dari awal saya ingin menjadi programmer. Nah, selama masa-masa kuliah, saya merasakan pola pikir saya berubah karena jurusan yang saya ambil ini. Meskipun dosen tidak pernah mengatakan secara langsung, tetapi saya bisa merasakan itu semua. Yang mana saya mulai memiliki pemikiran untuk menjadi pembuat bukan pengguna. Saya kuliah di IT yang mana banyak mata kuliah pemrograman, disitu saya menjadi paham, kalau saya tidak boleh jadi pengguna saja, tetapi juga bagaimana membuat. Dan pola pikir itu terbawa hingga saat ini. Meskipun saat ini saya sudah vacum dari dunia programming, tetapi saya ingin memiliki pekerjaan yang bisa memberi kehidupan untuk orang lain, bukan saya yang hidup dari pemberian orang lain. Intinya begitu. Jadi, nanti silahkan dipahami ketika kamu mulai kuliah. Pasti akan menemukan poin penting yang akan merubah pola pikir kamu.

Itu dulu yang bisa saya sampaikan. Ini hanya sekedar saran dan masukan, mengingat saya sendiri juga pernah kuliah dan merasa betul apa yang saya alami dan juga melihat apa yang telah dialami teman-teman saya selama kuliah dan setelah lulus kuliah.

Intinya fokuslah untuk memperbaiki diri melalui dunia perkuliahan. Bangunlah soft skill dan hard skill. Ketika kamu hanya fokus mencari ijazah, ya sudah, nanti ketika diperkualiahan kamu hanya mejang-mejeng di kampus, dan tidak menguasai apa yang seharusnya kamu kuasai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s