Belajar Sambil Bermain di Eco Green Park

Malang memang selalu menyajikan sejuta keindahan yang tak tergantikan. Bagaimana tidak, kota apel ini memang memiliki beragam objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Jika Anda ingin mengunjungi Malang bersama dengan anak-anak, Anda bisa mengunjungi Eco Green Park.

Objek wisata yang satu ini merupakan wisata edukasi yang terbilang masih baru. Eco Green Park dibuka pada 1 Juli 2012. Letaknya berada di Kota Wisata Baru Jawa Timur, sekitar 30 km dari Kota Malang. Lokasi tepatnya berada di sebelah Batu Secret Zoo dan Jatim Park 2 yang berada di Jalan Oro-oro Ombo nomor 9A, Kota Batu, Malang.

Wahana yang memiliki luas sekitar 5 hektar ini memang dibangun untuk semakin memperkuat Jatim Park 2 menjadi wisata nasional. Eco Green Park memadukan wisata edukasi, alam, lingkungan, seni, dan kebudayaan. Untuk wisata edukasi, tempat ini memiliki 35 wahana edukasi yang di dalamnya terdapat ekosistem maupun reptil yang lengkap serta bertaraf internasional. Saya sarankan jika Anda berwisata ke Malang, lebih baik menggunakan jasa sewa mobil malang. Karena lokasi obyek wisata satu dan lainnya memang agak berjauhan, sehingga bisa lebih efisien waktunya.

Beberapa wahana yang ada di Eco Green Park antara lain zona miniatur candi-candi di seluruh Jawa yang terkenal, zona insectarium, zona walking bird, zona music plaza, zona jungle adventure, zona animal farm, zona hydroponic, zona burung kakak tua sedunia, zona kerajaan bebek, zona rumah terbalik, zona water track, zona pasar burung, dome multimedia, eco journey, eco science center, dan demo memeras sapi.

Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB. Untuk masuk ke dalam wahana, Anda harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 30.000 (untuk hari Senin sampai Kamis) dan Rp 40.000 (untuk hari Jumat sampai Minggu, dan tanggal merah). Anda juga bisa membeli tiket terusan Jatim Park 2 bersama Eco Green, yaitu sebesar Rp 80.000 untuk hari Senin sampai Kamis, dan Rp 100.000 untuk hari Jumat sampai Minggu dan tanggal merah.

Banyaknya wahana pasti membuat Anda merasa lelah untuk berkeliling. Tidak perlu khawatir, pengunjung bisa menyewa e-bike seharga Rp 100.000 per 3 jam. Dan sekali lagi kalau ingin mengunjungi berbagai obyek wisata yang ada di Malang, lebih baik menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil di rental mobil malang yang ada.

Lebaran Berkah Jauhi Ghibah

Halo kawan, lama banget tak menorehkan kata-kata di blog yang satu iniūüėÄ Owh ya, Maaf Lahir Batin yak kalau aku ada salah-salah yang aku sengaja maupun tidak sengaja melalui komunikasi dunia maya ini.ūüôā

Lebaran telah usai, ya meski masih ada suasana lebarannya sih. Tapi keramaian lebaran telah berlangsung beberapa hari yang lalu.

Sebenarnya artikel ini cocok kalau di posting sebelum lebaran kemarin, tapi ya gimana lagi, aku inginnya di posting pasca lebaran saja. Hehe.

Jadi gini, sesuai dengan judulnya, “Lebaran Berkah Jauhi Ghibah”. Saya hanya ingin mengingatkan diri saya pribadi dan tentunya kita semua kaum muslim yang sedang membaca artikel ini. Untuk lebih hati-hati dan menjauhi yang namanya Ghibah.

Apa itu Ghibah? Ghibah itu sederhananya menggunjing orang lain.

Nah, di moment lebaran seperti kemarin, tentu kita akan bertemu banyak orang, sanak saudara yang berkumpul dari daerah lain (baca: mudik). Moment ini pastinya membuat kita sangat senang karena akhirnya bertemu dengan sanak saudara yang telah satu tahun tak bertemu.

Biasanya kalau ketemu kawan dan sanak saudara yang telah lama tak bertemu, kita lebih suka ngobrol panjang lebar, sembari melepas kangen. Tapi, yang kadang tidak kita sadari adalah, pertemuan silahturahmi lebaran itu menjadi rusak karena kita terjebak dalam obrolan yang tidak ada manfaatnya (Ghibah).

Tanpa kita sadari, ucapan kita membicarakan keburukan orang lain. Naasnya, obrolan semacam itu akan semakin asyik jika orang yang kita ajak ngobrol juga menanggapinya. Sehingga virus ghibah ini langsung menjalar hingga kemana-mana. Dan pada akhirnya, makna Lebaran Berkah sirna begitu saja. Karena kita tidak bisa memanfaatkan untuk sesuatu yang memang ada manfaatnya.

Di lebaran kemarin, saya pun sering menemui kejadian serupa, yang pada akhirnya hanya bisa membuat saya diam saja.

Nah, lebaran tahun ini telah usai. Mari kita jadikan moment ini untuk instropeksi diri agar ke depannya kita lebih bisa menjaga lisan dan ucapan. Sudah sangat cukup, puasa ramadhan kemarin kita jadikan pelajaran, dan jangan sampai kita rusak pelajaran itu dalam satu hari lebaran dengan melakukan ghibah dimana-mana.

Saya bukan ustadz, saya juga bukan orang yang ahli agama. Namun, saya hanya manusia biasa yang masih sangat dangkal ilmu agama saya. Untuk itu saya berusaha untuk belajar dan saling mengingatkan, bahwa jika kita tidak bisa menjaga lisan lebih baik kita diam. Biarlah orang lain menganggap kita sombong, karena tak banyak ucapan, yang penting adalah kita sudah menjauhi ghibah.

Tutup telingan dan jaga lisan kita, mari jadikan lebaran menjadi berkah dengan menjauhi Ghibah. Tidak hanya waktu lebaran saja, tetapi juga hari-hari biasa.

Demikian yang bisa saya sampaikan melalui artikel ini, apabila ada kesalahan kata, mohon kiranya saya diingatkan. Terima kasih. Semoga bermanfaat untuk kita semua.